Penjelasan Dasar Tentang Pneumatik Sistem Dalam Mesin Industri - Perawatan Mesin Industri

Friday, July 15, 2016

Penjelasan Dasar Tentang Pneumatik Sistem Dalam Mesin Industri

PNEUMATIK SISTEM adalah sebuah sistem pengerak pada mesin industri dengan menggunakan tenaga udara bertekanan sebagai media penggeraknya.

Pada dasarnya cara kerja yang ada pada pneumatik sistem sama juga dengan hydraulik sistem , hanya berbeda pada medianya saja , jika pneumatik menggunakan tenaga udara sedangkan hydraulik menggunakan oli.

Alur pneumatik sistem secara sederhana dapat digambarkan seperti di bawah ini :

pneumatik sistem pada mesin industri

Cara kerjanya seperti ini :

1. Compressor Unit , berfungsi membuat udara yang ada di alam diproses menjadi udara yang bertekanan ,berapa tekanan yang dibutuhkan oleh tool pneumatik?, besarnya tekanan yang diperlukan untuk menggerakan Air Cylinder dan tool pneumatik lainnya adalah sekitar 0,4 - 0,6 Mpa.
2. Kemudian di alirkan ke Air Dryer Unit , yang berfungsi mengeringkan udara yang dihasilkan oleh mesin compressor , agar tidak ada elemen air pada udara yang dihasilkan.
3. Dan dipasangkan Shut Up Valve , sebagai pengaman saat melakukan perbaikan pada komponen pneumatic , dengan menutup shut up valve maka aliran udara bertekanan akan berhenti tidak akan mengalir kembali.
4. Regulator , berfungsi untuk mengatur berapa tekanan yang akan masuk pada komponen lanjutan dari pneumatic system yaitu solenoid valve dan air cylinder.
5. Solenoid Valve , sebagai valve automatis yang mengatur gerak dari air cylinder.
6. Air Cylinder , sebagai pembawa mekanik dari mesin industri , bisa berupa clamping , membawa meja kerja , penarik material atau fungsi lainnya.

Mungkin seperti ini saja yang dapat disampaikan dari blog www.perawatanmesinterpadu.com artikel ini , jika ada informasi baru akan di update kembali.

Seperti biasa ... jika ada kritik dan saran langsung isi di kotak komentar dan share di sosial media Anda agar lebih banyak manfaat yang didapat.

Terima kasih.

No comments:

Post Top Ad