Penjelasan Tentang Preventive Maintenance Schedule - Perawatan Mesin Industri

Thursday, May 25, 2017

Penjelasan Tentang Preventive Maintenance Schedule


Preventive Maintenance Schedule adalah salah satu tool yang digunakan untuk melakukan sistem perawatan mesin industri secara rutin dalam bentuk schedule dan biasanya disingkat dengan sebutan PMS. Fungsi utama dari preventive maintenance schedule adalah sebagai kontrol atas tercapainya sebuah item perawatan mesin yang sudah dijadwalkan untuk dilakukan perawatan.

Dasar dari pembuatan Preventive Maintenance Schedule adalah manual book dari masing-masing mesin dan jika mesin sudah lama bisa juga diambil dari riwayat perbaikan yang terjadi ,untuk menentukan item perawatan dan periodikal waktu pelaksanaannya.

Keberhasilan sebuah system perawatan mesin industri juga sangat dipengaruhi oleh besarnya pencapaian pada Preventive Maintenance Schedule , bisakah 100% terlaksana dengan efektif. Jika memang benar berjalan dengan efektif pastilah ada pengaruh terhadap kinerja dari mesin industry tersebut.

Tantangan yang biasa dihadapi saat melaksanakan Preventive Maintenance Schedule

Penjelasan Tentang Preventive Maintenance ScheduleDalam setiap pekerjaan pasti akan nada tantangan (bukan penghalang) , itupun pasti ditemukan saat melaksanakan Preventive Maintenance Schedule. Lalu apa saja tantangannya ? Tantangan yang paling sering ditemukan adalah tidak cocoknya waktu pelaksanaan perawatan mesin industri dengan jadwal produksi yang mendesak. Jika ini terjadi maka harus segera di schedule kan ulang , agar tidak mengganggu siklus dari periodical Master Schedule.

Tantangan yang kedua yang sering ditemukan adalah temuan masalah yang tidak bisa dilakukan perbaikannya pada saat itu juga , baik itu karena belum tersedianya spare part yang dibutuhkan atau karena waktu yang diperlukan untuk melakukan perbaikan tidak bisa diprediksi lama atau sebentar hingga dari pihak produksi tidak bisa memberi waktu untuk perbaikan. Pastinya temuan ini adalah temuan yang bukan menyebabkan mesin tidak bisa digunakan , namun jika dibiarkan nantinya akan menyebabkan stop mesin.

Jika temuan tersebut tidak dapat dilaksanakan juga maka langkah selanjutnya adalah mencatat temuan tersebut pada dokumen daftar masalah , agar tidak terlupakan. Segera persiapkan spare part yang dibutuhkan , buat estimasi waktu pengerjaan , dan segera diperbaiki jika sudah siap semua.

Sementara itu dahulu yang bisa Kami sharing tentang hal Preventive Maintenance Schedule , semoga mendapat manfaat dari artikel ini , dan jika bermanfaat silahkan Anda share ke akun medsos yang Anda miliki. Terima kasih telah membaca artikel ini.

No comments:

Post Top Ad