Bagaimana Cara Menyelesaikan Masalah Pada Cooling Tower - Perawatan Mesin Industri

Sunday, May 7, 2017

Bagaimana Cara Menyelesaikan Masalah Pada Cooling Tower


Bismillah,
Sebelum membahas tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah pada cooling tower , Kami ingin membahas sedikit apa itu cooling tower dan fungsi cooling tower itu sendiri.

Cooling tower adalah sebuah menara pendingin, dengan fungsi utamanya sebagai alat untuk mendinginkan air yang sudah terkontaminasi dengan suhu panas pada saat terjadinya sesuatu proses produksi dengan cara dikontakkan langsung dengan udara melalui kisi-kisi (heat exchanger) secara natural menggunakan fan/kipas.

Pada cooling tower penggunaan bisa dalam keadaan tunggal atau juga bisa dipasangkan secara pararel. Untuk pembahasan tentang masalah pada cooling tower kali ini Kami ingin membahas permasalahan yang sering terjadi jika cooling tower dipasangkan secara pararel.

Masalah yang sering terjadi adalah tidak seimbangnya volume air yang ada di bak penampungan pada cooling tower atau dalam bahasa mudahnya ada 1 cooling tower yang airnya luber. Ini terjadi karena tidak seimbangnya flow air yang mengalir pada masing-masing cooling tower. Dan bisa dipastikan penyebab utamanya adalah settingan valve yang kurang pas.

Lalu bagaimana menyelesaikan masalah pada cooling tower yang tidak seimbang volume airnya ?

Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Pastikan valve inlet pengisian utama tanpa radar valve tertutup total.
2. Pastikan valve inlet pengisian air yang diatur menggunakan radar valve terbuka total.
3. Pastikan valve outlet flow air yang akan kembali ke mesin terbuka total.

Biarkan selama 5 menit jika kondisi valve tidak sesuai yang disebutkan pada langkah 1 sampai 3. Setelah itu perhatikan volume air pada masing-masing cooling tower. 

Lanjut ke langkah 4 adalah setting valve dengan kondisi membuka (open) secara sedikit demi sedikit pada bak penampungan cooling tower yang airnya lebih sedikit , kemudian biarkan kembali selama 3 menit. Jika tidak ada perubahan, maka buka sedikit kembali valve yang air cooling tower kurang dan tunggu lagi selama 3 menit. Lakukan berulang hingga kondisi air stabil sama banyak volumenya di bak penampungan.

Namun jika pada langkah 4 , membuka valve nya telalu banyak maka perubahan yang terjadi adalah berpindahnya kondisi volume air cooling tower penampungan yang tadi kurang volume airnya , menjadi bak yang luber , maka penyelesaian masalah pada cooling tower adalah kembali menyetting menutup sedikit valve inlet pada cooling tower yang luber dan setting membuka sedikit pada cooling tower yang kekurangan volume air lakukan seperti pada langkah ke 4.

Sekian artikel kali ini yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat , 
Oh ya ... sekiranya artikel pada blog www.perawatanmesinterpadu.com ini bermanfaat untuk Anda, jangan lupa untuk share agar teman-teman maintenance mesin industri lainnya juga bisa menyelesaikan masalah pada cooling tower dengan membaca artikel ini.

No comments:

Post Top Ad